In Your Eyes   3 comments


Halo Bentoelisers,

Sebuah cuplikan festival music jazz dalam tayangan televisi terekam tampilan apik dari seorang George Benson menembangkan In Your Eyes. yang walau hanya sepotong bait saja, namun lirik lagunya sudah cukup menghadirkan nuansa magis kekuatan bola mata.

In your eyes, i can see my dream’s reflections
In your eyes, found the answers to my questions
In your eyes, i can see the reasons why our love’s alive
In your eyes, we’re drifting safely back to shore
And i think i’ve finally learned to love you more

Ya, entah disadari atau tidak melalui bola matanya, seseorang menampilkan kekuatan, kecerdasan, atau kelemahannya. Dan harus diterima bahwa  kondisi ketangguhan dan ketegaran bisa dipengaruhi oleh suasana mata.

Sorang pesulap, dengan matanya yang tegas dan berbinar tajam ke arah wajah Anda, sangat cukup menimbulkan sugesti pada diri Anda untuk tehipnotis mengikuti anjurannya. “Perhatikan mata saya”, atau “Perhatikan layar televisi Anda”, Adakah Anda rasakan aliran kekuatan paksa kepada Anda untuk menuruti atau setidaknya sedikit saja adanya kehendak pada diri Anda untuk mengabaikan instruksinya itu ? Biasanya Anda akan terhanyut mengikutinya bukan ?

Anda pasti sependapat dengan saya, bahwa warga negara Amerika dengan segala kemoderenan dan kemajemukan kultur etnisnya, akan sulit menerima ras AfroAmerika dalam pemerintahan. Kenyataannya Barrack Obama dengan gemilangnya mampu merebut hati mayoritas rakyat Amerika untuk memilihnya sebagai pemimpin. Pun juga karena kemampuannya meyakinkan membawa perubahan untuk Amerika secara menyeluruh. Satu kata CHANGE yang semua orang akan dengan mudah mengucapkannya, namun melalui kekuatan mata seorang Obama, kata Change begitu menggelegar dan menjadi teramat menjanjikan perubahan besar.

Seorang petinju sebelum bertanding, dipastikan melakukan adu mata untuk mengintervensi nyali lawannya. Dan bisa ditebak petinju yangmenolak memandang mata lawannya setajam-tajamnya, pasti sangat sedikit kemungkinan menang, kecuali faktor luck turut campur 🙂

Di tempat lain, seorang korban gendam atau kejahatan hipnotis, bisa dipastikan bahwa pelaku telah mengamati dan memilih calon korbannya melalui kondisi psikis wajah yang terekam jelas karena suasana matanya.

Dan masih banyak contoh lain lagi dari kekuatan bola mata; bagaimana seorang pimpinan perusahaan dengan mudah menentukan menerima atau menolak kandidat karyawannya hanya sesaat setelah bertemu dalam sesi interview. Keputusan Anda untuk membeli sebuah produk dari wiraniaga A daripada Wiraniaga B sekalipun keduanya menawarkan jenis produk yang sama kepada Anda.

Kekuatan mata demikian dahsyatnya, adalah berlaku sama untuk semua mahluk Tuhan. Anda bisa mengenali hewan kesayangan Anda sedang mood atau bad mood pun bisa disimpulkan dari matanya.

Bukti kebesaran Tuhan melalui karunia mata, paling menyentuh adalah dalam tayangan Kick Andy pekan lalu, yang mana menampilkan narasumber berprestasi. Itu hal menjadi biasa bila narasumber yang dihadirkan dalam kondisi sempurna. Dan tayangan Kick Andy episode ini menjadi demikian hebatnya berkat tampilan para saudara kita yang penglihatannya sedang dipinjam oleh Tuhan itu dengan prestasinya yang mengagumkan.

Bukan prestasinya yang mengagumkan saya, namun kekuatan matanya yang mampu menghadirkan wajah – wajah penuh semangat dan kegigihan mengalahkan ketidaksempurnaan. Wajah-wajah ini penuh senyum karena matanya yang tidak mampu memberikan terang kepadanya, melalui pemandangannya yang gelap, mata mereka telah mampu menghadirkan kekaguman dan sujud syukur atas kebesaran Tuhan.

Mata Anda adalah spion dari suasana hati Anda. Dari mata Anda, orang dengan mudah mengetahui Anda orang lemah atau kuat, Mata Anda adalah potensi Anda, walau apapun keadaannya … baik dalam terang maupun gelap.

Untuk menutup tulisan ini, baiklah bila kita simak syair apik dari keseluruhan lagu In Your Eyes dari George Benson.

I think i finally know you
I can see beyond your smile
I think that i can show you
That what we have is still worthwhile
Don’t you know that love’s just like the thread
That keeps unravelling but then
It ties us back together in the end

(chorus)

In your eyes, i can see my dream’s reflections
In your eyes, found the answers to my questions
In your eyes, i can see the reasons why our love’s alive
In your eyes, we’re drifting safely back to shore
And i think i’ve finally learned to love you more

You warned me that life changes
That no one really knows
Whether time would make us strangers
Or whether time would make us grow
Even though the winds of time will change
In a world where nothing stays the same
Through it all our love will still remain

(chorus)
In your eyes, i can see the reasons why our love’s alive
In your eyes, we’re drifting safely back to shore
And i think i’ve finally learned to love you more

~~~~~

Salam Bentoelisan

Mas Ben

P.s. Please forgive me ya mans-temans Bentoelisers terkasih, bila  gaya pengisahan saya kali ini sedikit keluar dari pakem Bentoelisan hehhee.

Iklan

Posted Maret 8, 2011 by Ben Sadhana in Apresiasi, Jurnal

Tagged with , ,

3 responses to “In Your Eyes

Subscribe to comments with RSS.

  1. Jazz i like it 🙂

    Suka

  2. @Rusa : E eh, dari Mas Rusa to. Takkirain dari Mbak Rianti Cartwright … hehhee … I like it ! Makasih ya 🙂

    Suka

  3. Setahun jumialely [dot] com, dengan penuh penghargaan saya ucapkan Terima Kasih karena sahabat sudah pernah Menorehkan jejak cinta di rumah maya saya. I love You

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: